Namun begitu, di tengah penjelasannya, Tito seperti terkena sesuatu.
"Sedangkan untuk infrastruktur, saya ulangi ada yang terlewat di tim pengarah," ujarnya sambil tertawa ringan. "Selain Menko, Panglima, Kapolri, juga di situ ada Bapak Purbaya, haha."
Nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa itu akhirnya disebut. Tito lalu berkelakar tentang bahaya melupakan sang menteri.
"Saya lupa menyampaikan ini, kuwalat ini kalau nggak," candanya. "Soalnya kalau beliau ngambek, kita chat mau rapat sampai malam juga percuma. Iya, nggak ada 'pitinya', haha."
Candanya yang spontan itu langsung memecah suasana. Rupanya, dalam kerja tim yang kompleks ini, humor menjadi pengingat kecil betapa setiap peran, terutama yang mengurusi anggaran, sangat krusial.
Artikel Terkait
Langit 2026: Gerhana Matahari Tak Tampak, Gerhana Bulan Masih Berpeluang
Dua Pencuri Motor Tembaki Warga, Ditangkap Usai Buron ke Yogyakarta dan Cimahi
Drone Misterius di Perbatasan Korea: Klaim, Bantahan, dan Ancaman Diplomatik
KPK Beberkan Modus Korupsi Kuota Haji Tambahan, Mantan Menag Yaqut Ditahan