Menurut penjelasan polisi, usai peristiwa nahas itu, Suparman sempat menghubungi seorang rekan. Baru kemudian dia menghilang dari peredaran. Upaya pelariannya membawanya justru ke sebuah rumah sakit di Bogor. Di sana, rupanya, dia mendapat tugas dari bosnya untuk menjaga sang bos yang sedang menjalani perawatan.
"Iya, benar. Di rumah sakit itulah dia ditemukan. Kebetulan dia memang ditugasi bosnya untuk menunggu, karena bosnya sedang sakit," tutur Made menerangkan.
Jadi, saat petugas menyergap, Suparman sedang menjalankan tugasnya itu menjaga sang bos di tempat tidur rumah sakit. Sebuah ironi, di balik peristiwa kekerasan yang dilakukannya.
Artikel Terkait
Polisi Banten Bantu Evakuasi Anak Kejang ke Rumah Sakit
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Jakarta Pagi Ini
Serangan Energi Guncang Pasar Minyak, Indonesia Incar Pasokan Alternatif dari Rusia
Yusril Tegaskan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Tetap di Pengadilan Militer