Bau menyengat sudah tak tertahankan lagi. Itulah keluhan warga sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, yang setiap hari harus berhadapan dengan gunungan sampah yang kian membubung. Tumpukan itu bukan cuma mengganggu pemandangan, tapi benar-benar merusak kenyamanan.
Menurut pengelola pasar, masalah ini sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Agus Lamun, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, mengakui bahwa penumpukan sampah mulai jadi persoalan serius sekitar bulan November dan Desember 2025.
Ucap Agus saat ditemui di lokasi pada Jumat (9/1/2026).
Artikel Terkait
Wamenkominfo: AI Kunci Genjot Produktivitas dan Keberlanjutan Pertanian
Letnan Jepang Bertahan di Hutan Filipina 29 Tahun Usai Perang Dunia II
Bareskrim Lacak Aset Tersangka Penipuan Dana Syariah Rp2,4 Triliun
Ketua PDIP Jatim Soroti Peregukan Basis NU dan Ancaman Budaya Palsu di Era Digital