Bau menyengat sudah tak tertahankan lagi. Itulah keluhan warga sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, yang setiap hari harus berhadapan dengan gunungan sampah yang kian membubung. Tumpukan itu bukan cuma mengganggu pemandangan, tapi benar-benar merusak kenyamanan.
Menurut pengelola pasar, masalah ini sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Agus Lamun, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, mengakui bahwa penumpukan sampah mulai jadi persoalan serius sekitar bulan November dan Desember 2025.
Ucap Agus saat ditemui di lokasi pada Jumat (9/1/2026).
Artikel Terkait
Fortuner Tabrak Sigra yang Berhenti di Bahu Jalan Gading Serpong
Persib Hadapi Ujian Berat dari Bali United di GBLA, Perjuangkan Puncak Klasemen
DPD Soroti Peran Strategis Perempuan Bentuk Karakter Bangsa di Era Digital
Satu Hilang Diterjang Arus Usai Kecelakaan di Jembatan Sungai Pelus Banyumas