Niat baik program mudik gratis DKI Jakarta tahun ini ternyata disertai langkah ketat. Pemerintah provinsi akan melakukan verifikasi ulang tiket tepat di hari keberangkatan. Tujuannya jelas: memastikan yang berangkat adalah orang yang terdaftar, dan tiket itu tidak berpindah tangan ke orang lain.
“Lalu untuk memastikan tiket tidak dipindahtangankan, kami akan lakukan proses verifikasi ulang saat hari H di lokasi,” tegas Emanuel Kristanto, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub DKI.
Pernyataan itu disampaikannya dalam siniar OKESIP, Rabu lalu. Dia menegaskan lagi, tiket gratis ini sama sekali tidak boleh dijual atau dialihkan. Program ini kan buat bantu warga, sekaligus mengurai kemacetan saat puncak arus Lebaran.
“Kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan pihak-pihak yang layak menerima program,” kata dia.
Nah, soal keamanan, Dishub DKI mengaku sudah berkoordinasi penuh. Mereka menggandeng polisi, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan lain. Kerja samanya tidak main-main, karena pengawalan akan dilakukan selama perjalanan.
“Tidak hanya saat keberangkatan, tetapi selama perjalanan (petugas ikut sampai tujuan),” ujar Emanuel.
Dari sisi kuantitas, penyediaan bus tahun 2026 ini memang meningkat. Untuk arus mudik, tersedia 366 bus. Angka itu naik dibanding tahun 2025 yang hanya 293 bus. Sementara untuk arus balik, disiapkan 295 bus yang menjangkau 20 daerah tujuan, dengan kuota sekitar 11.800 kursi. Tahun sebelumnya cuma 228 bus.
Yang menarik, program ini tidak hanya untuk penumpang biasa. Pemerintah provinsi juga menyediakan layanan angkutan sepeda motor. Rencananya, sekitar 15 truk akan disiapkan untuk mengangkut 50 motor saat mudik. Jumlah yang sama juga disediakan untuk arus balik.
Bagi yang berminat, pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara online melalui situs mudikgratis.jakarta.go.id. Syaratnya, calon peserta harus melampirkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga. Pendaftaran sendiri dibagi dalam tiga kluster berdasarkan daerah tujuan. Khusus untuk yang membawa motor, STNK jadi dokumen wajib tambahan.
Untuk jadwalnya, pemberangkatan peserta mudik gratis rencananya digelar pada 17 Maret 2026, dan akan berpusat di kawasan Monas. Sementara untuk pengangkutan sepeda motor, akan dilakukan lebih dulu, yaitu pada 16 Maret di Terminal Pulogadung.
“Untuk arus balik, sepeda motor dilaksanakan 25 Maret di masing-masing terminal tujuan di 20 kota. Untuk penumpang pada 20 Maret 2026,” jelas Emanuel merinci.
Artikel Terkait
Prabowo Sambut Positif Pembentukan Dewan Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis
Prabowo Kunjungi Prancis untuk Ketiga Kalinya dalam Setahun, Tegaskan Hubungan Bilateral di Level Terbaik
HIPMI Jaya Salurkan 14 Sapi dan 10 Kambing untuk Kurban di Jakarta
Gempa Vulkanik Dangkal Gunung Awu Melonjak Jadi 41 Kali Sehari, Status Siaga Dipertahankan