Kabarnya, Aidaros Alzubidi sudah kabur. Pemimpin separatis Yaman itu dilaporkan menghilang begitu saja dari perundingan di Riyadh, Arab Saudi. Tujuannya? Uni Emirat Arab. Pelarian ini terjadi setelah kelompok yang dipimpinnya, Dewan Transisi Selatan (STC), berusaha merebut kendali atas sebagian besar wilayah Yaman.
Akibatnya, dia dituduh melakukan pengkhianatan tingkat tinggi. Tak main-main, Alzubidi pun dikeluarkan dari Dewan Kepemimpinan Kepresidenan Yaman pada Rabu (7/1) waktu setempat. Menanggapi ketidakhadirannya dalam pembicaraan, koalisi pimpinan Saudi tak segan-segan membombardir provinsi asal sang pemimpin separatis.
Lalu, bagaimana rincian pelariannya? Menurut pernyataan terbaru koalisi pimpinan Saudi yang dikutip AFP, Kamis (8/1/2026), perjalanan Alzubidi terbilang rumit. Dia kabur menggunakan kapal dan pesawat dari Aden, Yaman, menuju Abu Dhabi di UEA. Rutenya tak langsung, melainkan melalui Somaliland dan Somalia.
Artikel Terkait
Kapolri Instruksikan Seluruh Jajaran Tanggapi Setiap Pemberitaan Media
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Ribuan Pil Ekstasi Berkedok Gaun Pengantin
Elemen Masyarakat Deklarasi Dukungan untuk Program Jaga Jakarta Polda Metro Jaya
Wamenpar: Pariwisata Berkelanjutan Jadi Keharusan untuk Tingkatkan Daya Saing Global