Nah, sumber utamanya bukan sampah rumah tangga biasa yang volumenya relatif kecil. Bau busuk yang dominan justru berasal dari sampah sayuran yang sudah membusuk, sisa dari aktivitas perdagangan di pasar induk tersebut.
Di sisi lain, harapan warga sebenarnya sederhana. Mereka ingin pengelolaan sampah di pasar itu ditangani dengan lebih serius dan konsisten. Roni berharap ada solusi yang tuntas dari pengelola pasar bersama instansi terkait, agar masalah ini tidak berulang setiap tahun.
Intinya, warga lelah. Mereka hanya ingin menghirup udara segar di rumah sendiri, tanpa dihantui bau yang seharusnya bisa diatasi.
Artikel Terkait
Anak Buronan Riza Chalid Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 2,9 Triliun
Pertamina Pastikan Stok dan Kualitas Avtur Aman Jelang Idulfitri
Herdman Pertimbangkan Pemain Indonesia Timur yang On-fire untuk FIFA Series 2026
Jerman Apresiasi Langkah Indonesia di Dewan Perdamaian Palestina