Nah, sumber utamanya bukan sampah rumah tangga biasa yang volumenya relatif kecil. Bau busuk yang dominan justru berasal dari sampah sayuran yang sudah membusuk, sisa dari aktivitas perdagangan di pasar induk tersebut.
Di sisi lain, harapan warga sebenarnya sederhana. Mereka ingin pengelolaan sampah di pasar itu ditangani dengan lebih serius dan konsisten. Roni berharap ada solusi yang tuntas dari pengelola pasar bersama instansi terkait, agar masalah ini tidak berulang setiap tahun.
Intinya, warga lelah. Mereka hanya ingin menghirup udara segar di rumah sendiri, tanpa dihantui bau yang seharusnya bisa diatasi.
Artikel Terkait
Hakim Ragukan Hitungan Kerugian Negara dalam Perkara Korupsi Minyak
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini di Jakarta: Imsak Pukul 04.33
MSIG Life Bayar Klaim Rp 1,07 Triliun di Tengah Lonjakan Biaya Medis
Jamu Coro Demak Bertahan di Tengah Banjir Takjil Kekinian