"Jadi pertimbangannya karena bencana kali ini terdampak di 3 provinsi yang cukup luas," ujarnya.
"Dalam kapasitas beliau sebagai menteri dalam negeri, Bapak Presiden meyakini bahwa di bawah mendagri, semua bisa dikoordinasikan lebih baik."
Soal target kerja, satgas ini tampaknya tidak dibebani dengan deadline yang kaku. Namun begitu, ada satu prioritas yang sangat mendesak dan menjadi fokus utama mereka.
"Tidak ada target khusus kalau soal waktu," kata Prasetyo.
"Tahapan kerjanya sudah ada. Tapi prioritas pertama jelas: sesegera mungkin membangun hunian bagi saudara-saudara kita yang masih bertahan di pengungsian. Sebanyak-banyaknya."
Nada daruratnya terasa. Upaya ini diharapkan bisa segera meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal.
Artikel Terkait
Advokat Soroti Ancaman Ketimpangan Digital bagi 64 Juta UMKM
Kejagung Kejar Aset Riza Chalid Usai Penetapan Tersangka Baru
ITS Kembangkan Bensin Sawit Benwit sebagai Alternatif Energi Nasional
Timnas Futsal Indonesia Kalahkan Vietnam, Lolos ke Final Piala AFF 2026