Ini untuk pertama kalinya pejabat Washington memberi angka pasti soal skala serangan di Caracas. Operasi yang menggemparkan dunia itu ternyata melibatkan helikopter tempur dan lebih dari 150 pesawat militer dengan berbagai peran, termasuk untuk menyerang posisi pertahanan Venezuela.
Penangkapan ini sekaligus mengakhiri 12 tahun pemerintahan Maduro yang oleh banyak pihak dinilai kian otoriter. Pemerintah AS sendiri sudah lama memburunya. Tuduhannya serius: menjalankan kartel narkoba. Imbalan penangkapannya pun tak main-main, mencapai US$ 50 juta atau sekitar Rp 838 miliar.
Jadi, begitulah kenyataannya. Sebuah operasi besar, dengan persiapan matang, akhirnya berhasil menjungkalkan seorang pemimpin yang telah lama bertahan.
Artikel Terkait
Ombudsman RI Baru Fokus Benahi Internal dan Dampingi Program Pemerintah
Bantuan Logistik Tiba Lewat Laut untuk Korban Gempa Susulan Batang Dua
Yusril Tegaskan Kasus Siram Air Keras Bukan Tindakan Terorisme
Partai Perindo Salurkan Bantuan Air dan Mie Instan untuk Korban Gempa Ternate