Perkembangannya? Hingga awal Januari kemarin, 30 unit sudah selesai dan bahkan ditempati. Sedangkan 64 unit sisanya ditargetkan tuntas sekitar 8 Januari 2026. Prosesnya memang digenjot, mencerminkan komitmen kedua pihak untuk merespons keadaan darurat.
Upaya ini tak berdiri sendiri. Ia melengkapi serangkaian program pemulihan pascabencana yang digarap Danantara dan mitra-mitranya di Aceh, termasuk perbaikan infrastruktur. Semua dikerjakan dengan koordinasi ketat bersama pemangku kepentingan setempat, biar tepat sasaran.
Menurut Joko, kolaborasi ini pada akhirnya bertujuan membantu masyarakat melewati masa-masa paling sulit. Harapannya, dengan tempat tinggal yang aman, pemulihan kehidupan sosial bisa berjalan lebih tertata dan bertahap.
Artikel Terkait
Ombudsman RI Baru Fokus Benahi Internal dan Dampingi Program Pemerintah
Bantuan Logistik Tiba Lewat Laut untuk Korban Gempa Susulan Batang Dua
Yusril Tegaskan Kasus Siram Air Keras Bukan Tindakan Terorisme
Partai Perindo Salurkan Bantuan Air dan Mie Instan untuk Korban Gempa Ternate