“Sekolah Rakyat istimewa, menjangkau yang belum terjangkau. Banyak anak yang mengubur mimpinya karena tak punya kesempatan. Sekolah Rakyat hadir untuk menghidupkan mimpi itu. Siapa tahu, dari sini lahir seorang presiden,”
tegas Gus Ipul dalam sebuah kesempatan, Senin (8/12/2025).
Selain itu, kurikulumnya diperkuat secara terpadu. Fokusnya tidak melulu pada pelajaran formal, tapi juga pembentukan karakter dan keterampilan hidup yang aplikatif. Uniknya, proses penerimaan siswanya pun berbeda. Alih-alih tes akademik konvensional, Sekolah Rakyat memakai pemetaan talenta berbasis DNA. Metode ini untuk mengidentifikasi potensi unik setiap anak, seperti yang sudah diuji coba di Kediri.
Masa depan lulusannya juga dijamin. Kemensos bersama Kemendiktisaintek menyiapkan hilirisasi yang jelas. Ada beasiswa untuk lanjut ke perguruan tinggi, plus penyaluran kerja setelahnya. Dengan ekosistem yang terstruktur dari hulu ke hilir ini, Sekolah Rakyat tidak cuma memberi akses, tapi juga memastikan keberlanjutan hidup anak-anak didiknya.
Seluruh rangkaian program komprehensif ini dari kurikulum berbasis talenta, pemetaan potensi, sampai jaminan beasiswa dan kerja akan diperkenalkan ke publik lebih luas. Momennya adalah Peluncuran Sekolah Rakyat bertema 'Cerdas Bersama, Tumbuh Setara'. Acara ini digelar 12 Januari 2026 mendatang, bertempat di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru.
Bagi yang ingin menyaksikan, peluncurannya bisa diikuti melalui berbagai platform. Masyarakat diajak untuk mengenal lebih dalam visi dan peran program ini dalam menciptakan pendidikan yang benar-benar inklusif dan adil.
Artikel Terkait
Operasi SAR KM Putri Sakinah Resmi Ditutup, Satu Korban Masih Hilang
Operasi Gabungan di Soetta Gagalkan Penyelundupan Sabu Lewat Modus Ditelan
159 Kapsul Sabu Dikeluarkan dari Perut Dua WN Pakistan di Soetta
Pintu Kanal Jebol, Tridonorejo Terendam Banjir Rob dan Hujan