Donald Trump kembali membuat pernyataan yang menyulut kontroversi. Kali ini, Presiden Amerika Serikat itu menuding Presiden Kolombia, Gustavo Petro, sebagai seorang pengedar narkoba. Tuduhan ini, tentu saja, langsung dibantah keras oleh Petro.
Semua ini berawal dari aksi militer AS di Venezuela. Pada Sabtu (3/1) lalu, pasukan AS melancarkan serangan mendadak ke Caracas. Mereka membombardir sejumlah target militer dalam upaya yang disebut-sebut untuk menggulingkan Nicolas Maduro dari kursi kepresidenan.
Nah, sehari setelahnya, Trump berbicara kepada para wartawan di dalam Air Force One. Dari pesawat kepresidenan itu, dia mengancam akan melakukan hal serupa terhadap Kolombia.
Negara Amerika Selatan itu, menurut Trump, "juga sangat sakit."
Artikel Terkait
Oracle PHK Ribuan Karyawan demi Investasi AI, Tapi Gaji CFO Baru Capai Miliaran Rupiah
BEI Ungkap 9 Emiten dengan Kepemilikan Saham Terlalu Terkonsentrasi
Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur dalam Penerbangan ke Magelang, Sambut HUT ke-80 TNI AU
Pemerintah Arahkan Motor Listrik untuk Pasar Domestik, Motor BBM Digenjot Ekspor