Sukirman melanjutkan, para pekerja ini menyediakan peralatan seperti keset dengan biaya sendiri. Tugas mereka tak cuma memasang alas itu, tapi juga membersihkan jalur dermaga dari pasir dan kotoran demi keamanan kendaraan yang menyeberang.
Menariknya, Sukirman menegaskan bahwa pungutan ini sifatnya tidak memaksa.
Di sisi lain, manajemen pelabuhan pun tak tinggal diam. Manager Usaha PT ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, menyatakan pihaknya sedang menelusuri kebenaran video viral tersebut.
Didi menegaskan komitmen ASDP untuk menjaga kenyamanan pengguna jasa. Situasinya memang agak abu-abu; ada klaim tradisi turun-temurun yang berhadapan dengan aturan dan kesan pungli. Yang jelas, sorotan kini tertuju pada aktivitas di dermaga itu, menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Artikel Terkait
Duel Dua Rising Star BRI Liga 1: Malut United Vs Dewa United di Ternate
Rennes Kalahkan Angers, Perkuat Peluang ke Liga Champions
Juventus Kalahkan Atalanta 1-0, Naik ke Posisi Empat Klasemen Serie A
Juventus Kalahkan Atalanta 1-0, Kokoh di Posisi Empat Klasemen