Di sisi lain, ada juga suara yang lebih berimbang. Don Bacon, anggota DPR dari Nebraska yang dikenal moderat, punya pandangan berbeda. Ia mengakui bahwa jatuhnya Maduro bisa jadi angin segar bagi rakyat Venezuela dan stabilitas kawasan.
Tapi sebagai veteran militer, Bacon punya kekhawatiran mendalam. Ia takut aksi AS ini malah jadi preseden buruk, memberi alasan bagi negara lain untuk bertindak serupa.
"Kekhawatiran utama saya sekarang adalah Rusia akan menggunakan ini untuk membenarkan tindakan militer ilegal dan biadab mereka terhadap Ukraina, atau China untuk membenarkan invasi ke Taiwan," kata Bacon.
"Kebebasan dan supremasi hukum dipertahankan tadi malam, tetapi para diktator akan mencoba memanfaatkan ini untuk membenarkan tujuan egois mereka."
Jadi, meski operasi militer di Venezuela mungkin terlihat sukses di lapangan, gelombang kritik di dalam negeri AS justru sedang membesar. Pertanyaannya sekarang, apakah kemenangan cepat ini worth it dengan risiko politik dan diplomatik yang mengikutinya? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Artikel Terkait
Hino Perkenalkan Truk Pemadam Kebakaran Berbasis Sasis 300 Series di GIICOMVEC 2026
Baznas Gelar Turnamen Padel untuk Kumpulkan Dana Bencana Sumatera
Dua Perempuan Diamankan Polisi Diduga Lakukan Sumpah dengan Menginjak Al-Quran
Barcelona Hadapi Espanyol dalam Derby Catalunya, Usai Tekuk di Liga Champions