Di Balairung Datuk Empat Suku, Sabtu lalu, Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan sesuatu yang jarang terdengar dalam forum resmi. Di hadapan Menteri HAM Natalius Pigai, ia membongkar sederet persoalan hak asasi yang membelit masyarakatnya. Kuliah umum tentang penguatan HAM itu berubah menjadi ruang pengaduan yang jujur dan blak-blakan.
Afni mengaku, banyak yang mengingatkannya untuk tak berbicara terlalu keras. Tapi ia memilih tak gentar. Ia teringat pesan Pigai sendiri di Senayan, Jakarta: isilah ruang kosong yang tak sempat diisi negara.
"Saya mencatat pesan Bapak Menteri, mari kita isi ruang kosong yang tidak sempat diisi oleh negara, sampaikan dengan berani, dan tidak boleh ada satu pun anak Indonesia yang menderita," ujar Afni, Minggu (14/12/2025).
Ia juga mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto agar pemimpin tak takut membela keadilan. Baru seminggu menjabat, Afni sudah berhadapan dengan warga yang bersentuhan hukum akibat konflik lahan. Persoalan agraria di Siak, katanya, ibarat bom waktu yang siap meledak.
Menurutnya, kondisi geografis Siak sudah didominasi Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Hak Guna Usaha (HGU). Afni bahkan meminta kawasan industri monokultur itu jangan lagi disebut 'hutan'. Meski begitu, dua kawasan konservasi untuk Harimau dan Gajah Sumatera masih bertahan. Tapi konfliknya makin kuat.
Angkanya cukup mencengangkan. HGU menyasar 45 kampung dan 6 kelurahan. HTI dan hutan menyentuh 63 kampung plus dua kelurahan. Dari total 131 kampung di Siak, hampir separuh masyarakat terdampak langsung. Setengah juta jiwa lebih masih kesulitan dapat akses jalan, pendidikan, dan kesehatan yang layak.
"Bukan karena pemerintah daerah tidak mau membangun, tapi kami harus berikhtiar lintas kementerian untuk mendapatkan izin pelepasan kawasan, minimal untuk akses pendidikan dan kesehatan, karena itu hak asasi manusia yang paling dasar," tegasnya.
Persoalannya merambah ke mana-mana. Di Minas, akses air bersih nyaris nihil padahal itu bekas area operasi Chevron. Lahan pemakaman pun jadi krisis. Di Sungai Apit, harimau kerap masuk pemukiman karena habitatnya rusak. Sementara di Tualang, udara bersih jadi barang mewah akibat bau menyengat dari pabrik.
"Bau menyengat bahkan sudah sampai ke ulu hati, tapi kompensasi yang diberikan ke warga hanya satu kotak susu," katanya.
Ironisnya, di tengah semua ini, Siak secara konsisten memenuhi indikator nasional perlindungan HAM sejak 2014 dan sudah ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak. Tapi anak-anak di sana belum sepenuhnya menikmati pembangunan. Petani di Bungaraya, lumbung padi Riau, kini berteriak karena air irigasi mereka diduga tersedot untuk industri.
Afni merasa punya tanggung jawab moral. Ia menunjukkan video kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di kawasan HTI dan HGU kepada Pigai. Ia juga mengingatkan, Sultan Siak dulu menyerahkan 12 juta gulden untuk kemerdekaan RI. Namun kondisi Istana Siak sekarang memprihatinkan.
Di akhir penyampaiannya, Afni menitipkan surat untuk Presiden Prabowo, berharap beliau mau berkunjung.
"Kami ingin Presiden hadir di Negeri Istana, karena di sinilah Sultan kami menyerahkan segalanya untuk Republik Indonesia," pungkasnya.
Menanggapi 'curhat' panjang itu, Menteri Pigai justru memberi dukungan penuh. Ia bahkan menyindir dengan nada menyemangati. Menurutnya, pemerintah pusat akan segera terbitkan Perpres tentang HAM dan Bisnis untuk menangani pelanggaran secara lebih tegas. Perusahaan yang melanggar akan diaudit.
Tapi bagi Pigai, suara Afni masih kurang keras.
"Masih lemah. Harus lebih keras lagi menyuarakan kepentingan rakyat. Tapi Ibu Bupati masih lumayan, mau berpihak ke rakyat. Banyak kepala daerah biasanya sambutan hanya berisi hal-hal yang bagus saja. Ibu Bupati harus lebih keras lagi bersuara," ujar Pigai.
Baginya, keberanian kepala daerah menyampaikan persoalan nyata adalah kunci. Itulah cara memastikan negara benar-benar hadir untuk rakyatnya.
"Jadi pejabat enggak usah petantang-petenteng, lihat Bupati Afni merakyat, mengutamakan kepentingan rakyat," tutupnya sambil bergurau.
Artikel Terkait
Penghuni Apartemen Mediterania Kirim Kode Darurat via Baju, 60 Orang Dievakuasi dari Kebakaran
DPR Desak Pemerintah Segera Beri Trauma Healing bagi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Trump Pertimbangkan Kurangi Pasukan AS di Jerman di Tengah Ketegangan dengan Kanselir Merz soal Iran
Kumpulan Kata-Kata Lucu Persahabatan Paling Gokil, Dijamin Bikin Ngakak Bareng