Operasi Lilin 2026: Angka Kecelakaan Turun 7%, Fatalitas Jatuh 25%

- Jumat, 02 Januari 2026 | 17:40 WIB
Operasi Lilin 2026: Angka Kecelakaan Turun 7%, Fatalitas Jatuh 25%

Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru 2026 menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, mengumumkan adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Tak tanggung-tanggung, penurunannya mencapai 7 persen.

Dalam apel KRYD di Command Center Km 29, Jumat lalu, Agus memaparkan perbandingan datanya. "Tahun lalu kejadian menonjol tiga, tahun ini satu, berarti turunnya banyak," ujarnya. "Itu yang menonjol. Jumlah peristiwanya juga turun kurang lebih 7 persen."

Menariknya, capaian tahun ini ternyata lebih baik dibanding dua periode sebelumnya. Kalau pada Operasi Lilin 2023 dan 2024 penurunannya cuma sekitar 4 persen, kali ini angkanya melesat lebih tinggi.

Yang patut disoroti adalah penurunan fatalitas atau angka kematian. "Fatalitasnya tahun lalu naik, sekarang turun dua digit, 25%," jelas Agus dengan nada optimis. "Ini salah satu indikator keberhasilan di bidang kamseltibcarlantas."

Pria berbintang dua itu tak lupa mengapresiasi kerja keras anak buahnya. Menurutnya, penurunan angka kecelakaan ini berkat kesiagaan penuh jajarannya selama arus mudik dan balik berlangsung.

"Jadi rekan-rekan yang di lapangan, para Direktur, para Kasatlantas di lapangan capek, tetapi hasil angkanya ini bisa menurunkan fatalitas," katanya.

Agus kemudian merinci, korban meninggal dunia turun dari 450 orang menjadi 338. "Jadi 25%," tegasnya.

Rasa bangganya tak bisa disembunyikan. "Saya bangga sekali, saya senang rekan-rekan bekerja baik yang ada di Posko, baik yang ada di jalan tol, baik yang Pamatwil," imbuh Agus. "Ini bagian daripada salah satu indikator keberhasilan daripada Operasi Nataru. Peristiwa yang laka itu dari 2.900 turun menjadi 2.793. Ada penurunan yang luar biasa."

Meski angka kecelakaan turun, kewaspadaan tak boleh kendur. Pemantauan arus lalu lintas mulai dari jalan tol, arteri, hingga pelabuhan masih akan terus berlangsung hingga akhir pekan ini. Untuk itulah, Operasi Lilin diperpanjang dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Agus pun memberikan pengarahan tegas. "Semua lini tolong dicek. Empat klaster itu harus dicek, Situasi lalin di tol seperti apa. Situasi lalin di arteri, jalan nasional, bahkan jalan alternatif tolong dicek."

Perintahnya jelas, mencakup seluruh titik vital. "Pelabuhan penyeberangan baik Bakauheni, Merak, termasuk Gilimanuk, Ketapang, dan yang ada di luar Jawa. Tolong Posko cek semuanya."

Pesan penutupnya tegas, sekaligus mengingatkan. "Ingatkan semuanya bahwa ini operasi, tidak boleh ada yang main-main, harus ada di lapangan, harus tahu betul."

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar