Agus kemudian merinci, korban meninggal dunia turun dari 450 orang menjadi 338. "Jadi 25%," tegasnya.
Rasa bangganya tak bisa disembunyikan. "Saya bangga sekali, saya senang rekan-rekan bekerja baik yang ada di Posko, baik yang ada di jalan tol, baik yang Pamatwil," imbuh Agus. "Ini bagian daripada salah satu indikator keberhasilan daripada Operasi Nataru. Peristiwa yang laka itu dari 2.900 turun menjadi 2.793. Ada penurunan yang luar biasa."
Meski angka kecelakaan turun, kewaspadaan tak boleh kendur. Pemantauan arus lalu lintas mulai dari jalan tol, arteri, hingga pelabuhan masih akan terus berlangsung hingga akhir pekan ini. Untuk itulah, Operasi Lilin diperpanjang dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Agus pun memberikan pengarahan tegas. "Semua lini tolong dicek. Empat klaster itu harus dicek, Situasi lalin di tol seperti apa. Situasi lalin di arteri, jalan nasional, bahkan jalan alternatif tolong dicek."
Perintahnya jelas, mencakup seluruh titik vital. "Pelabuhan penyeberangan baik Bakauheni, Merak, termasuk Gilimanuk, Ketapang, dan yang ada di luar Jawa. Tolong Posko cek semuanya."
Pesan penutupnya tegas, sekaligus mengingatkan. "Ingatkan semuanya bahwa ini operasi, tidak boleh ada yang main-main, harus ada di lapangan, harus tahu betul."
Artikel Terkait
Tiga Pasukan Perdamaian PBB Terluka Akibat Ledakan di Lebanon Selatan
TRIS Siap Ekspansi Global, Manfaatkan Perjanjian Dagang dan Kinerja 2025 yang Solid
Pelatih Arema Ungkap Alasan Taktik Bertahan Ketat Usai Imbang Lawan Malut United
Bareskrim Blokir 80 Rekening dan Periksa 90 Saksi dalam Kasus Dugaan Penipuan PT DSI Rp 2,4 Triliun