Di sisi lain, keterangan dari warga setempat melengkapi gambaran duka ini. Zen, anggota FKDM Warakas, menyebut korban tewas adalah seorang ibu dan dua anaknya. Namun, bukan berarti keluarga itu punah. Masih ada dua anak lainnya yang selamat.
"Dua ini tengah-tengah, cowok yang pulang kerja yang menemukan kondisi keluarganya, Dafi. Satu Sofie, syok," kata Zen di lokasi, menggambarkan kepanikan yang terjadi.
Dugaan sementara mengerucut pada keracunan. Teriakan minta tolong dari RT setempat masih terngiang. "Pak RT teriak ada keracunan, minta tolong panggil ambulans," jelas Zen. Ia juga menambahkan, korban yang selamat mengalami luka melepuh di kulitnya, sebuah detail yang memperkuat kecurigaan itu.
Keluarga ini diketahui dipimpin oleh seorang single parent. Yang meninggal adalah sang ibu, seorang anak perempuannya, dan si bungsu.
Saat ini, satu korban selamat telah dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif. Sementara itu, proses penyelidikan telah dimulai. Polisi mendatangi TKP, mengamankan sejumlah barang bukti, dan mulai memeriksa saksi-saksi. Mereka berusaha merangkai setiap petunjuk untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik pintu kontrakan itu pagi tadi.
Artikel Terkait
Hujan Deras Picu Sungai Aek Doras Nyaris Meluap, Asrama Polisi Kebanjiran
Dadok Tunggul Hitam Terendam, Ratusan Warga Dievakuasi di Tengah Hujan Tak Henti
Pigai Ingatkan Influencer: Kritik Bencana Jangan Berujung Teror
Serangan Udara Tewaskan Tujuh Orang di Kamp Separatis Yaman