Setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh Tengah, beberapa wilayah masih terisolasi. Kabar mencemaskan pun beredar: sebuah foto menunjukkan seorang bayi yang diduga sakit parah di tengah lumpuhnya akses kesehatan. Menanggapi hal ini, aparat kepolisian akhirnya berhasil menembus lokasi untuk memastikan keadaan sebenarnya.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan langkah yang diambil pihaknya. "Begitu informasi itu beredar, kami menurunkan tim ke lapangan," ujarnya pada Kamis (1/1/2026).
Tim gabungan yang terdiri dari tenaga medis, Brimob, dan intelijen Polres Aceh Tengah bergerak sejak Rabu pagi. Target mereka adalah Kampung Atu Payung di Kecamatan Linge, lokasi dimana bayi dalam foto itu diduga tinggal.
"Langkah ini untuk memastikan informasi yang beredar sesuai fakta di lapangan," tegas Trunoyudo. "Sekaligus tentu saja, memberikan layanan kesehatan pada warga yang sulit dijangkau."
Perjalanan menuju lokasi bukan perkara mudah. Medan masih dipenuhi lumpur dan sisa material longsor. Mereka memakai motor sampai ke ujung jalan yang bisa dilalui, lalu melanjutkan dengan berjalan kaki. Cuaca tak bersahabat. Butuh waktu hingga 14 jam perjalanan melelahkan sebelum akhirnya tiba di tujuan.
"Medan menuju lokasi memang cukup berat," akunya. "Butuh waktu lama untuk bisa mencapainya."
Sesampainya di Kampung Atu Payung, tim medis segera memeriksa bayi berinisial RJ yang berusia lima bulan itu. Hasilnya? Dokter menyatakan si bayi dalam kondisi sehat.
Artikel Terkait
Presiden Somalia Tuding Israel Rancang Kotak Kejahatan di Tanduk Afrika
Sopir JakLingko Dipecat Usai Hina Penumpang dengan Ucapan Monyet
Calo Tiket Planetarium Jakarta Diklaim Tak Mungkin, Jakpro Buka Suara
Di Balik Auman Harimau Ragunan, Ada Candaan dan Perhatian Seorang Zookeeper