Dini hari yang sunyi di Jalan Purnawarman, Pisangan, berubah jadi mencekam saat kobaran api melahap sebuah bengkel. Peristiwa nahas itu merenggut nyawa satu orang. Lokasinya, yang juga jadi tempat usaha material, konon menyimpan banyak barang mudah terbakar. Hal ini diduga membuat si jago merah dengan cepat menjalar.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian.
"Lokasi kejadian merupakan tempat usaha material dan bengkel, sehingga terdapat banyak bahan yang mudah terbakar dan diduga mempercepat penyebaran api," ujarnya.
Menurut keterangan polisi, semua berawal sekitar pukul 01.20 WIB. Seorang saksi bernama Choi Wandi mencium bau aneh, seperti sesuatu yang terbakar. Bau itu rupanya berasal dari kamar sang korban.
Begitu dicek, dia langsung kaget. Api sudah menjilat-jilat bagian atas plafon pintu kamar. Tanpa pikir panjang, Choi berteriak minta tolong. Dia buru-buru ambil kunci gerbang untuk mengeluarkan orang-orang yang ada di lokasi.
Naluri untuk menolong membuatnya kembali masuk. Dengan membawa air, dia berusaha memadamkan api yang masih awal. Di tengah kepanikan itu, dia sempat melihat korban keluar dari kamar mandi. Dalam keadaan tak berpakaian, korban menuju ke ruang utama.
Artikel Terkait
Hakim Federal Hentikan Sementara Proyek Ballroom Mewah Trump di Gedung Putih
Bandara Ngurah Rai Layani 1,14 Juta Penumpang Saat Posko Lebaran 2026
Indonesia Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat Usai Tiga Pasukan Perdamaiannya Gugur di Lebanon
Swedia Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Polandia 3-2 dalam Drama Play-off