Ibunda Okin Buka Suara Soal Pacar Baru Putranya di Tengah Polemik Co-Parenting

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:00 WIB
Ibunda Okin Buka Suara Soal Pacar Baru Putranya di Tengah Polemik Co-Parenting

MURIANETWORK.COM - Polemik pribadi di antara mantan pasangan selebritas Niko Al Hakim (Okin) dan Rachel Vennya kembali mencuat ke publik. Ketegangan ini dipicu oleh ketidakhadiran Okin dalam sebuah acara penting putri mereka, Chava, yang kemudian memunculkan spekulasi mengenai campur tangan pacar baru Okin, Ananda Zhafira. Situasi ini semakin rumit dengan keterlibatan ibunda Okin, Deasy, yang secara terbuka menyuarakan ketidaksukaannya terhadap Ananda di media sosial.

Dugaan Publik dan Teguran di Media Sosial

Selama ini, hubungan Rachel Vennya dan Okin pasca-perceraian sering dianggap sebagai contoh co-parenting yang baik. Namun, dinamika itu tampak berubah belakangan ini. Rachel diketahui menegur Okin secara terbuka di platform media sosial karena ia tidak hadir dalam momen penting sang anak. Teguran inilah yang kemudian memantik perbincangan hangat di kalangan pengguna internet.

Banyak warganet yang menduga bahwa ketidakhadiran Okin tersebut disebabkan oleh larangan dari Ananda Zhafira, kekasih barunya. Spekulasi ini dengan cepat menyebar, mengubah narasi dari sekadar masalah penjadwalan menjadi dugaan konflik yang melibatkan figur baru dalam kehidupan Okin.

Keterlibatan Ibunda Okin dan Pernyataannya yang Tegas

Drama yang awalnya berkutat di antara mantan suami-istri ini akhirnya meluas dengan masuknya suara Deasy, ibu Niko Al Hakim. Merespons berbagai komentar yang menyebut-nyebut namanya di platform TikTok, Deasy tampak tidak ingin tinggal diam. Dengan sikap yang tegas dan terbuka, ia memberikan pernyataan yang dianggap banyak netizen sebagai bentuk dukungan terhadap Rachel dan kritik terhadap Ananda.

Dalam sebuah balasan komentar, Deasy menulis dengan jelas.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar