Hujan deras yang mengguyur Tapanuli Utara sejak Kamis siang ternyata membawa konsekuensi serius. Di KM 25, tepatnya di Desa Pagaran Pisang, Kecamatan Adiankoting, sebuah tebing di jalur Tarutung menuju Tapteng dan Sibolga tak mampu lagi menahan beban. Material tanah dan bebatuan pun longsor, menimbuni jalan raya.
Akses lalu lintas terputus total. Menurut informasi, kejadian ini berlangsung sekitar pukul lima sore.
Aiptu Walpon Baringbing, Humas Polres Taput, mengonfirmasi kejadian tersebut.
"Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Utara pada Kamis ini menyebabkan tebing gunung longsor dan menutup badan jalan umum Tarutung-Sibolga," katanya.
Akibatnya, arus dari Tarutung ke Sibolga dan Tapanuli Tengah benar-benar mandek. Situasi di lokasi digambarkan cukup parah.
"Arus lalu lintas terputus total. Lagi proses evakuasi longsor menggunakan alat berat,"
Ucap Walpon. Sampai berita ini diturunkan, upaya pembersihan dengan alat berat masih terus dilakukan. Pekerjaan membongkar tumpukan tanah dan batu itu diharapkan bisa segera membuka akses untuk kendaraan. Warga dan pengendara yang biasa melintas di jalur itu terpaksa mencari alternatif lain atau menunggu dengan sabar.
Artikel Terkait
Iran Izinkan Dua Kapal Pertamina Melintas, DPR Ingatkan Pemerintah Tak Boleh Terlena
Pemerintah Siapkan Aturan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Harga Beras Naik, Cabai Merah Turun Signifikan di Pasar Nasional
Damkar Bogor Waspadai Titik Api Baru Usai Kebakaran Pabrik Terpal di Gunung Putri