Asap masih mengepul dari reruntuhan pabrik terpal di Gunung Putri, Bogor. Meski kobaran besar sudah padam, proses pendinginan ternyata belum juga usai. Tim Damkar masih siaga penuh di lokasi.
“Belum, masih proses pendinginan,” ujar Komandan Sektor Gunung Putri Damkar Kabupaten Bogor, Hendra, ketika dikonfirmasi pada Senin (30/3/2026).
Kekhawatiran utama saat ini adalah munculnya titik api baru. Menurut Hendra, potensi itu masih ada dan harus diwaspadai. Kalau lokasi ditinggalkan begitu saja, bukan tidak mungkin si jago merah akan berkobar kembali.
“Masih, dikhawatirkan kalau ditinggal menyala kembali,” tegasnya.
Di tengah situasi mencemaskan itu, ada satu kabar baik yang patut disyukuri. Hendra memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
“Nggak ada (korban), alhamdulillah,” katanya lega.
Anggotanya pun masih tetap berada di sekitar pabrik, memantau situasi dan memastikan semuanya benar-benar aman.
Kebakaran hebat sendiri sudah terjadi sejak sehari sebelumnya, Minggu (29/3). Lokasinya di Jalan Jampang, kawasan Setu Wanaherang. Saat dikonfirmasi pertama kali, Hendra membenarkan bahwa objek yang dilalap api adalah sebuah pabrik terpal. “Anggota sudah di lokasi, masih penanganan,” jelasnya kala itu.
Dari video yang beredar, suasana saat kejadian benar-benar mencekam. Bangunan pabrik dilalap si jago merah yang berkobar-kobar, menjilat atap dan bagian dalam gedung. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke langit, terlihat dari jarak jauh.
Dalam rekaman lain, terlihat sejumlah orang berlarian di dalam pabrik. Mereka berusaha menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan, mengangkut barang-barang keluar dari bangunan yang semakin panas. Suasana chaos dan kepanikan sempat menyelimuti lokasi sebelum damkar benar-benar menguasai keadaan.
Artikel Terkait
Pengamat: Pemadaman Listrik Sumatra Bukan Hanya Terjadi di Indonesia, Perlu Penguatan Sistem
Kemenag Sebut Enam Lokasi Mustajab untuk Berdoa Selama Ibadah Haji
Selebgram Woodyrman Aniaya Warga Brunei di Blok M karena Kesal Ditegur, Polisi: Pelaku Mabuk
Pemprov DKI Tiadakan Car Free Day Sudirman-Thamrin 31 Mei 2026 karena Bertepatan dengan Perayaan Waisak