Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera mendorong aksi solidaritas dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Mereka menggalang dana kolekte untuk korban, yang penyalurannya dipercayakan kepada Yayasan Karina.
Yayasan ini sendiri merupakan bagian dari jaringan Caritas internasional, yang selama ini fokus pada penanganan bencana, isu keadilan sosial, dan dialog antar umat beragama.
Di gereja Katedral, Jakarta Pusat, Kamis lalu, Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo memberikan penjelasan.
"Dana yang terkumpul nanti akan dikumpulkan di Konferensi Waligereja Indonesia, dan dari Konferensi Waligereja Indonesia akan dikirimkan kepada Karina, Caritas Indonesia," ujarnya kepada para wartawan.
Menurutnya, tim Caritas Indonesia sudah lebih dulu terjun ke lokasi bencana. Nantinya, mereka akan berkoordinasi dengan uskup-uskup setempat agar bantuan bisa sampai langsung ke tangan korban. Jadi, mekanismenya tidak melalui pemerintah.
Artikel Terkait
Pemerintah Tambah AI hingga Konten Digital dalam Subsektor Ekonomi Kreatif
Komnas HAM Desak Perluas Pemeriksaan ke Mantan Kepala BAIS dalam Kasus Penyiraman Aktivis
Timnas Indonesia Tuntaskan Laga Uji Coba dengan Kemenangan 4-0 di Era Baru John Herdman
Bendera Iran Berkibar di Tengah Badai: Simbol, Makna, dan Pertarungan Identitas