Dari Balai Kota DKI Jakarta, pagi itu, 10 truk dan beberapa minibus bersiap berangkat. Muatannya? Sekitar 27 ton bantuan untuk warga yang masih berjuang menghadapi banjir di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Gubernur Pramono Anung sendiri yang melepas keberangkatan konvoi kemanusiaan itu, Selasa (22/12/2025).
“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bisa bermanfaat,” ujar Pramono, harapannya jelas terdengar.
“Dari kolaborasi ini, terkumpul dana sekitar Rp 3 miliar. Semuanya disalurkan murni sebagai kontribusi kemanusiaan.”
Bantuan yang dikirim bukan sekadar sembako biasa. Isinya beragam, mulai dari paket pangan dan kebersihan, pakaian layak pakai, obat-obatan, hingga terpal. Intinya, barang-barang yang benar-benar dibutuhkan di lokasi bencana.
Menurut Pramono, inisiatif seperti ini patut didukung penuh. Bencana alam, bagaimanapun, seharusnya memupus sekat jarak. Solidaritaslah yang justru harus menguat.
Artikel Terkait
22 Migran Tewas dalam Penyelamatan Kapal di Perairan Kreta
Studi UI: Krisis Selat Hormuz 2026 Berdampak Asimetris pada BUMN, Ada yang Tertekan Ada yang Diuntungkan
Anggota DPRD Palembang Dukung Pembatasan Akun Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria di Final FIFA Series 2026 di GBK