Namun begitu, Irma sebenarnya tak mempermasalahkan kebijakan ini. Baginya, selama pihak penyelenggara, dalam hal ini BGN, merasa mampu dan siap, program itu boleh saja dilanjutkan. Ia punya pandangan yang cukup pragmatis.
"Jika mereka mampu dan yakin tidak akan ada masalah, silakan saja saya kira," jelasnya lagi.
Di sisi lain, BGN sendiri rupanya sudah punya persiapan. Menanggapi masa liburan ini, mereka dikabarkan telah menyiapkan sejumlah opsi lain untuk penyaluran MBG. Dadan Hindayana, sang Kepala BGN, menegaskan bahwa program untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tidak akan ikut libur. Layanan untuk mereka akan berjalan seperti biasa.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Subsidi BBM Belum Dibatasi, Harga Dipertahankan
Debut Herdman di Kandang, Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts & Nevis
KPK Pastikan Prosedur Penanganan Kasus Yaqut Sesuai Aturan
Lalu Lintas Balik Lebaran 2026 Capai Puncak, 5.900 Kendaraan per Jam di GT Cikampek