Tito Resmikan Huntap Sibolga, Wujudkan Perintah Presiden untuk Pemulihan Korban Bencana

- Minggu, 21 Desember 2025 | 19:40 WIB
Tito Resmikan Huntap Sibolga, Wujudkan Perintah Presiden untuk Pemulihan Korban Bencana

Di tengah reruntuhan dan kenangan pahit bencana, kehadiran negara akhirnya mulai terasa. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan komitmen itu dengan meresmikan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak di Sibolga, Sumatera Utara. Langkah ini tak lepas dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan.

“Saya dengan Pak Ara Sirait, Menteri Perumahan Kawasan Permukiman datang ke sini, ini memang perintah dari Bapak Presiden untuk segera kita bekerja membantu masyarakat,”

ujar Tito, Minggu (21/12/2025). Pernyataannya disampaikan dalam acara peletakan batu pertama di area GOR Sibolga, didampingi Menteri PKP Maruarar Sirait.

Suasana saat itu terasa haru. Tito menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa. Kota Sibolga, katanya, termasuk wilayah yang terpukul cukup keras. Bencana itu bukan cuma merenggut korban jiwa dan luka-luka, tapi juga menghancurkan tempat tinggal warga. Kerusakannya beragam, mulai dari yang ringan, sedang, hingga berat. Bahkan, ada rumah yang hilang sama sekali.

Nah, untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Tito mendesak pemerintah daerah segera melakukan pendataan yang detail. Data warga yang rumahnya rusak ringan dan sedang harus segera dikumpulkan.

“Untuk yang rusak ringan-sedang ini, saya mohon kepada Pak Wali Kota, Pak Bupati, Pak Gubernur, tolonglah segera kita datakan orang-orangnya dan alamatnya, by name by address. Supaya segera bisa diberikan kompensasi oleh pemerintah, pemerintah pusat,”

tegasnya.

Sementara itu, nasib warga dengan rumah rusak berat atau hilang mendapat perhatian khusus. Menurut Tito, inilah tanggung jawab negara yang tak bisa ditawar.

“Dan kemudian yang rusak berat dan hilang itu tanggung jawab negara untuk kita membangunkan,”

katanya, menegaskan skema gotong royong akan diterapkan.

Untuk Sibolga, pembangunan huntap ini akan berjalan bertahap. Tahap awal menargetkan 200 unit hunian. Tito juga tak lupa mengapresiasi respons cepat Pemkot Sibolga dan DPRD setempat. Mereka dianggap sangat kooperatif, mulai dari menyediakan lahan aset daerah hingga mempercepat proses persetujuan administratif.

“Saya sampaikan terima kasih kepada Ketua dan seluruh anggota DPRD yang bekerja sangat cepat sekali,”

pungkasnya.

Acara peletakan batu pertama itu bukan sekadar seremoni. Itu adalah penanda dimulainya harapan baru bagi keluarga yang kehilangan atap. Program ini merupakan bagian dari upaya besar yang dikoordinasi Kementerian PKP, dengan target awal membangun sekitar 2.600 unit huntap yang tersebar di Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat.

Hadir dalam momen tersebut, Wakil Gubernur Sumut Surya, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, serta tentu saja, warga yang akan menerima manfaat langsung dari pembangunan ini.

Komentar