Baru saja dikukuhkan kembali sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Timur untuk periode lima tahun ke depan, Said Abdullah langsung menyinggung soal ancaman yang tak pernah benar-benar sirna dari bumi Jawa Timur: bencana. Menurutnya, Jatim itu provinsi yang rawan. Baik itu bencana alam, maupun yang disebabkan ulah manusia.
"Jawa Timur merupakan provinsi yang tingkat risiko kebencanaannya tinggi, baik kategori natural disaster maupun man made disaster," ujar Said dalam sebuah keterangan tertulis, Sabtu (20/12/2025).
Ia menegaskan, kondisi seperti ini menuntut partainya untuk siap siaga. Organisasi politik, dalam pandangannya, harus bisa jadi tempat berlindung dan sandaran saat warga sedang dalam kesulitan. "Sebagai kawasan rawan bencana, partai harus mampu menjadi kekuatan yang bisa diandalkan saat rakyat susah," tegasnya.
Nah, untuk mewujudkan itu, Said punya rencana konkret. Langkah pertama adalah memperkuat sayap penanggulangan bencana partai, yaitu Baguna. Peran mereka di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota harus ditingkatkan, khususnya dalam hal kemampuan pencarian dan pertolongan.
"Ukuran kinerja Baguna ke depan adalah kecepatan SAR dan kehandalan tanggap bencana," sambungnya. Itu patokannya.
Artikel Terkait
Iran Tuntut Perundingan Empat Mata dengan AS, Tolak Format Multilateral
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Dugaan IPO Bermasalah
Pemerintah Siapkan Makanan Bergizi Gratis untuk Lansia 75 Tahun ke Atas yang Hidup Sendiri
Gugatan Praperadilan Paulus Tannos Ditolak, Hakim Sebut Penangkapan di Singapura Bukan Wewenang KPK