Proses relokasi warga di dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Riau, akhirnya bergulir. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memimpin langsung upaya penataan kawasan ini, yang bertujuan memulihkan ekosistem hutan konservasi yang kritis. Menariknya, proses pemindahan ratusan keluarga ini diklaim berjalan persuasif, lewat dialog yang diharapkan menjadi solusi bagi semua pihak.
Dalam keterangannya Sabtu lalu (20/12/2025), Raja Juli secara khusus menyampaikan apresiasi.
"Hari ini saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya terutama pada masyarakat Desa Bagan Limau. Bapak ibu adalah uswah hasanah, contoh teladan, di mana dialog jadi rekonsiliasi, upaya mencari win-win solution, kemenangan bersama. Atas kebesaran hati bapak ibu sekalian, ini bisa terselesaikan," ujarnya.
Dia menegaskan, langkah ini sama sekali bukan bentuk pengusiran atau permusuhan. Justru sebaliknya. Menurutnya, ini adalah cara damai untuk memberikan kepastian hukum atas hak mengelola lahan kepada warga meski lokasinya berpindah ke luar kawasan konservasi.
"Ini bukan hari tanda permusuhan karena bapak ibu sekalian digusur. Tapi hari bahagia. Karena dengan cara damai dan dialog, bapak ibu sudah punya kepastian hukum untuk mengelola kebun sawit baru di luar TNTN," jelas Raja Juli.
"Untuk saat ini masih pakai SK Hutan Kemasyarakatan. Supaya prosesnya cepat, saya pakai Hkm. Nantinya akan berlanjut ke TORA," tambahnya, merujuk pada skema Tanah Objek Reforma Agraria yang akan memberikan sertifikat.
Artikel Terkait
Kemenimipas Siapkan 2.460 Titik Kerja Sosial Gantikan Jeruji Besi
BRI Pacu UMKM Naik Kelas Lewat Program Klaster Usaha
Trump Kritik Ekspresi Wartawati Saat Ditanya Soal Kasus Epstein
Prabowo Soroti Hilangnya Rumah Radio Bung Tomo, Ahli Sebut Keteledoran Kolektif