Misteri Situs Liyangan: Kota Mataram Kuno yang Lenyap Ditelan Abu, Tapi Tanpa Satu Jenazah Pun

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 11:06 WIB
Misteri Situs Liyangan: Kota Mataram Kuno yang Lenyap Ditelan Abu, Tapi Tanpa Satu Jenazah Pun

Situs Liyangan Temanggung: Misteri Peradaban Mataram Kuno yang Tersegel Abu Vulkanik

Situs Liyangan di lereng Gunung Sindoro, Temanggung, kembali menjadi perhatian para arkeolog. Penelitian terbaru mengungkap fakta mengejutkan: tidak ditemukan indikasi korban jiwa akibat letusan besar yang mengubur permukiman kuno ini sekitar abad ke-17 Masehi.

Misteri Evakuasi Masyarakat Liyangan Kuno

Menurut Sugeng Riyanto, Peneliti Ahli Madya BRIN, masyarakat Liyangan Kuno diduga telah berhasil menyelamatkan diri sebelum letusan besar terjadi. "Mereka meninggalkan wilayahnya, tetapi warisan peradabannya tersimpan utuh di bawah abu gunung," jelas Sugeng melalui situs resmi BRIN.

Jaringan Peradaban Mataram Kuno yang Hilang

Situs Liyangan merupakan bagian penting dari jaringan peradaban Mataram Kuno di Jawa Tengah. Kawasan seluas 159 hektare ini menunjukkan bukti perencanaan ruang yang kompleks melalui struktur teras dan saluran air yang canggih.

Kehidupan Masyarakat Liyangan yang Maju

Temuan arkeologi mengungkap kemajuan peradaban Liyangan:

  • Sistem terasering dan pertanian berkelanjutan
  • Struktur lumbung penyimpanan hasil panen
  • Artefak logam dan peralatan rumah tangga
  • Wadah keramik yang mirip relief Candi Borobudur

Pelestarian Situs Liyangan untuk Edukasi

BRIN menekankan pentingnya pelestarian berbasis masyarakat. Situs Liyangan memiliki potensi besar sebagai sumber pengetahuan dan edukasi tentang hubungan manusia dengan bencana alam pada masa klasik.

Kunci Memahami Hubungan Manusia dan Bencana

Irfan Mahmud, Kepala Pusat Riset Arkeologi BRIN, menyatakan situs ini menyimpan bukti kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam. "Riset multidisiplin diperlukan untuk menelusuri aspek biogenetik dan lanskap antropogenik di wilayah ini," pungkas Irfan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler