Hingga akhirnya, Kamis kemarin, ada perkembangan yang mengejutkan.
Kepolisian Providence mengumumkan bahwa seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku penembakan massal itu ditemukan sudah tak bernyawa. Tampaknya, dia memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri.
Jadi, setelah berhari-hari membayangi komunitas kampus itu, teror itu berakhir dengan cara yang tragis. Pelaku bunuh diri. Meski begitu, bagi keluarga korban dan seluruh warga Brown, luka ini tentu butuh waktu sangat lama untuk sembuh. Kampus yang bergengsi itu kini harus berhadapan dengan kenangan kelam yang tak mudah dilupakan.
Artikel Terkait
PUI Apresiasi Sikap Tegas Prabowo Soal Palestina di Tengah Dinamika Global
Kapolri Sigit Kenang Pesan Terakhir Eyang Meri: Jaga Integritas Polri
Megawati Perkenalkan Bhinneka Tunggal Ika ke Dunia di Forum Abu Dhabi
Megawati Bicara Pancasila dan Makna Bung di Forum Abu Dhabi