Gelombang mudik Natal sudah mulai terasa. Jasa Marga melaporkan, dalam rentang 24 jam sejak Kamis pagi, tercatat ada 154 ribu kendaraan yang keluar dari wilayah Jabodetabek. Angka ini melonjak 7,7 persen dibanding arus lalu lintas pada hari biasa.
Data itu dihitung mulai 18 Desember pukul 06.00 WIB hingga keesokan harinya di waktu yang sama. Arus kendaraan itu mengalir deras lewat empat gerbang tol utama: Cikupa (arah Merak), Ciawi (arah Puncak), Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan Kalihurip Utama (arah Bandung).
Kalau dirinci, mayoritas pemudik tepatnya 65.648 kendaraan atau 42,5% memilih jalur ke timur menuju Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, 51.591 kendaraan (33,4%) bergerak ke barat tujuan Merak, dan 37.364 kendaraan lainnya (24,2%) menuju arah selatan, ke Puncak.
Nah, puncak arus mudik diprediksi bakal terjadi mulai besok, 20 Desember. Makanya, pengguna jalan disarankan banget untuk menghindari perjalanan di jam-jam yang diperkirakan bakal sangat padat.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, punya imbauan khusus.
"Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengunduh mobile app Travoy, untuk memudahkan pengguna jalan tol dalam merencanakan perjalanan," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (19/12).
Di sisi lain, persiapan teknis juga digenjot. Jumlah petugas ditambah, baik di gerbang tol utama maupun titik-titik rawan macet. Mereka juga berkoordinasi penuh dengan kepolisian untuk mendukung rekayasa lalu lintas yang diterapkan.
"Kami pastikan semua peralatan di gardu tol berfungsi optimal. Tak cuma itu, petugas dan mobile reader juga kami tambah untuk memperlancar transaksi di gerbang utama," jelas Rivan.
Ia menambahkan, antisipasi juga dilakukan dengan menempatkan petugas di lokasi-lokasi yang rawan kepadatan. Tujuannya jelas: penanganan gangguan kendaraan bisa lebih cepat dan pengaturan lalu lintas lebih efektif.
Ada Diskon Juga Nih
Yang menarik, Jasa Marga ternyata memberikan stimulus berupa potongan tarif tol sebesar 20%. Program ini berlaku di delapan ruas tol strategis, tersebar dari Trans Jawa, Trans Sumatra, hingga Sulawesi. Kebijakan ini disebut sejalan dengan prinsip ESG perusahaan dan upaya menghadirkan kenyamanan berkendara selama liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Ruas mana saja yang dapat diskon? Beberapa di antaranya adalah Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Batang-Semarang, Belmera, MKTT, dan Manado-Bitung.
Untuk waktu berlakunya, ada perbedaan. Di Trans Jawa dan Trans Sumatra, diskon 20% ini cuma berlaku tiga hari: tanggal 22, 23, dan 31 Desember 2025.
Tapi khusus untuk Tol Manado-Bitung di Sulawesi, pengguna bisa menikmati potongan harga lebih lama, yakni selama 20 hari penuh dari 22 Desember hingga 10 Januari 2026.
"Diskon ini berlaku untuk semua golongan kendaraan, dua arah, dengan syarat perjalanan menerus menggunakan kartu tol elektronik," imbuh Rivan.
Harapannya, langkah ini bisa sedikit meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus memberi dorongan positif bagi perekonomian nasional.
Artikel Terkait
Hakim Sebut Empat Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Goblok dan Dinilai Cemarkan Nama Baik Bais
Ratusan Bikers Matic Meriahkan Bogor Ride, Motul Hadirkan Komunitas dan Selebritas
Bamsoet Sebut Radikalisme di Tubuh Polri Ancaman Serius bagi Legitimasi Negara
Densus 88 Tangkap Delapan Terduga Teroris JAD di Poso dan Parigi Moutong