Di sisi lain, pencarian untuk korban hilang masih terus digenjot. Saat ini, ada 190 orang yang belum ditemukan. Sementara itu, warga yang terpaksa mengungsi dan belum bisa pulang jumlahnya sangat besar, mencapai lebih dari 537 ribu jiwa.
Menurut Abdul Muhari, kondisi ini membuat 27 kabupaten dan kota masih mempertahankan status tanggap darurat. Bahkan, ada satu kabupaten yang baru saja memperpanjang statusnya.
"Perpanjangan ini fokus pada tiga hal: pencarian korban hilang, pemulihan kondisi, dan yang tak kalah penting, pembangunan hunian sementara," jelasnya.
Rencana hunian sementara itu sendiri akan dijalankan di semua daerah terdampak. Tentu saja, pelaksanaannya menunggu usulan resmi dari pemerintah daerah setempat berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
Artikel Terkait
Polisi Intensifkan Patroli di Permukiman Sepi Cengkareng Cegah Pencurian Saat Mudik
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 285 Ribu Kendaraan Diproyeksi Masuk Jabodetabek
Arus Mudik Lebaran 2026 Melonjak 130% di Gerbang Tol Cikampek Utama
Plt Sekretaris DPRD Blora Akui Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran