Operasi Tangkap Tangan kembali digelar KPK. Kali ini, wilayah Banten menjadi sasaran. Tak tanggung-tanggung, sembilan orang berhasil diamankan dalam aksi yang digelar sejak Rabu sore hingga malam itu juga.
Yang menarik, dari sejumlah tersangka itu, ada satu oknum jaksa yang ikut terjaring. Dua lainnya merupakan penasihat hukum, sementara enam orang sisanya berasal dari kalangan swasta.
“Satu merupakan aparat penegak hukum, dua merupakan penasihat hukum, dan enam lainnya merupakan pihak swasta,”
kata Jubir KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Kuningan, Kamis siang.
Menurutnya, penangkapan tersebar di dua lokasi: Banten dan Jakarta. Semuanya kini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Namun begitu, detail perkara masih ditutup rapat. KPK memilih untuk bersikap hati-hati sebelum proses ekspos atau gelar perkara resmi dilakukan.
“Terkait dengan detil konstruksi perkara kami belum bisa sampaikan saat ini karena ini masih akan dilakukan ekspos,”
tambah Budi.
Sebenarnya, sehari sebelumnya informasi yang beredar menyebutkan hanya lima orang yang diamankan. Angka itu kemudian bertambah setelah pemeriksaan berjalan. KPK sendiri telah berkoordinasi dengan Kejagung terkait oknum jaksa yang terlibat. Seperti biasa, lembaga antirasuah punya waktu satu kali 24 jam untuk menentukan status resmi para pihak yang diamankan. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
Artikel Terkait
Pejalan Tewas Usai Lompati Pagar dan Tertabrak Pesawat di Bandara Denver
Pemprov Banten Deklarasikan Komitmen Wujudkan Sekolah Aman dan Bebas Perundungan
Prabowo: Indonesia Kini Semakin Disegani Berkat Swasembada Pangan
Polisi Gugur Ditembak saat Gagalkan Curanmor di Bandar Lampung, Naik Pangkat Anumerta