Udara pagi di Kabupaten Agam masih terasa lembap ketika Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi. Tepat pukul sembilan pagi, Kamis (18/12), ia sudah berada di halaman SD Negeri 5 Kayu Pasak, Palembayan. Lokasi itu kini berfungsi sebagai posko pengungsian bagi korban bencana.
Rutinitas peninjauannya cukup lengkap. Ia melihat dari dekat proses pembangunan hunian sementara, menengok kondisi tempat tidur, lalu berlanjut ke posko kesehatan dan rumah belajar. Namun, perhatiannya tampak tertarik pada sebuah tenda di lapangan sekolah: dapur umum.
Di dalam tenda itu, aromanya khas masakan untuk banyak orang. Tanpa banyak bicara, Prabowo meminta sebuah piring. Ia lalu mencicipi makanan yang sedang disiapkan untuk para pengungsi.
Dia makan di tempat, menikmati suapan demi suapan. Rupanya, ia cukup terkesan dengan rasanya.
"Enak. (Lauk) telur ceplok,"
Ucapannya singkat saja, sambil terus menyantap. Setelah puas mengecek dapur, ia pun bergerak menemui para pengungsi yang menunggu. Beberapa anak disapanya dengan hangat, bahkan tak segan mencium mereka.
Kunjungan ini bukan yang pertama kalinya. Menurut catatan, sekitar dua pekan sebelumnya, tepatnya awal Desember, Presiden juga sudah datang ke Sumatera Barat. Saat itu, fokusnya adalah meninjau dampak banjir bandang yang menerjang Padang Pariaman.
Artikel Terkait
Obesitas Akibat Gaya Hidup Modern, Operasi Bariatrik Jadi Opsi Terapi Medis
Archworks X UPJ Ubah Stigma Arsitektur Elitis Lewat Festival Interaktif di Bintaro
Rupiah Tembus Rp17.424 per Dolar AS, Pemerintah Sebut Tekanan Akibat Faktor Global dan Musiman
Rusia Hantam Zaporizhzhia, 12 Tewas Setelah Gencatan Senjata Sepihak