Di Bandara Internasional Minangkabau, Rabu kemarin, suasana terasa sedikit berbeda. Bukan soal kedatangan penumpang biasa, melainkan penyerahan bantuan kemanusiaan dari pusat untuk warga Sumatera Barat yang sedang berduka. Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, hadir langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada Gubernur setempat, Mahyeldi Ansharullah.
Bantuan ini, kata Tito, murni bentuk solidaritas dan kepedulian kementeriannya. Ia ingin warga Sumbar yang terdampak bencana tahu bahwa pemerintah pusat turut merasakan dan mendukung mereka.
"Kami dari Kemendagri memberikan dukungan bantuan untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera Barat," ujar Tito dalam keterangan tertulisnya di hari berikutnya, Kamis (18/12/2025).
"Bantuan ini antara lain berupa peralatan masak, popok bayi, makanan bayi, dan kebutuhan lainnya."
Tak sekadar menyerahkan bantuan, Tito juga menyempatkan diri memberi apresiasi. Ia menilai langkah Pemprov Sumbar, yang dipimpin Gubernur Mahyeldi, sangat cepat dan sigap dalam menangani awal musibah ini. Respons yang baik di lapangan itu patut diacungi jempol.
"Saya memahami bahwa Buya dan seluruh tim kerja sangat responsif dan cepat dalam penanganan awal bencana. Bantuan ini adalah bentuk solidaritas dari Kemendagri," katanya.
Rupanya, bantuan yang diserahkan hari Rabu itu bukanlah yang terakhir. Tito menyebutkan, masih ada lagi kiriman bantuan tambahan yang akan segera menyusul.
"Besok akan ada tambahan bantuan berupa kain sarung untuk warga terdampak. Mudah-mudahan ini bisa membantu meringankan beban dan mempercepat pemulihan," tambahnya.
Di sisi lain, Gubernur Mahyeldi, yang akrab disapa Buya, jelas menyambut baik uluran tangan ini. Dengan tulus ia menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
"Terima kasih Pak Menteri. Bantuan ini kami terima dan sangat bermanfaat bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat," tutur Mahyeldi.
Lalu, apa saja sebenarnya bantuan yang datang itu? Isinya cukup beragam, mulai dari kebutuhan pokok seperti beras, mie, dan telur. Untuk keluarga yang memiliki bayi, tersedia susu, bubur, dan popok. Tak lupa, perlengkapan dapur sederhana seperti wajan, piring, hingga pisau juga disiapkan untuk membantu kehidupan sehari-hari mereka yang terdampak.
Artikel Terkait
Baku Hantam Ojol dengan Debt Collector di Depok Berakhir Damai, Polisi Ingatkan Prosedur Penarikan Kendaraan
Pemkot Jakbar Bangun Saluran Paralel ke Kali Angke Atasi Banjir Kembangan Selatan
Komite Reformasi Polri Fokus Benahi Sistem Rekrutmen hingga Promosi demi Hapus Praktik Bayar
BI Umumkan Tujuh Langkah Stabilisasi Rupiah Usai Tembus Rp17.425 per Dolar AS