Namun begitu, ada kabar yang sedikit meringankan. Bangunan pasar yang terbakar ternyata telah diasuransikan.
"Tempat ini diasuransikan, sehingga renovasinya akan ditangani oleh asuransi," jelas Pramono.
Sambil menunggu proses renovasi berjalan, para pedagang tak boleh berhenti berjualan. Pemerintah sudah menyiapkan solusi. Mereka akan direlokasi sementara ke lokasi yang berjarak kira-kira 100 meter dari titik kebakaran. Targetnya, penataan lokasi baru ini bisa selesai dalam waktu lima hari.
Di sisi lain, Pramono tak lupa mengingatkan soal pencegahan. Ia secara khusus meminta pengelola Pasar Jaya untuk memperketat pengawasan, terutama pada sistem kelistrikan. Korsleting listrik, seperti yang sering terjadi, dinilainya sebagai biang kerok kebakaran di pasar tradisional.
"Ke depan, pencegahan harus dilakukan lebih baik," tegasnya. "Terutama soal kelistrikan, agar peristiwa serupa tidak terulang."
Artikel Terkait
AS Setujui Penjualan Senjata Rp 109 Triliun, Apache dan Kendaraan Tempur untuk Israel
Rafah Akhirnya Dibuka, Warga Gaza Boleh Pulang dengan Syarat Ketat
Ade Rezki Pratama Soroti Keterbatasan ICU dan Fasilitas Darurat di Padang Pariaman
PDIP Bantah Hadiri Pertemuan dengan Presiden: Kami Bukan Oposisi, Tapi Penyeimbang