Donald Trump tak pelit pujian untuk seorang warga sipil Australia. Mantan Presiden AS itu menyebut Ahmed el Ahmed sebagai "orang yang sangat berani" setelah aksinya di Pantai Bondi, Sydney, pada Minggu lalu. Keberanian Ahmed? Dia merebut senjata api dari tangan pelaku penembakan massal tanpa alat bantu apa pun, cuma modal nyali.
Momen itu terekam kamera dan langsung menyebar bak virus di berbagai platform media sosial. Anda bisa melihatnya dengan jelas: seorang pria berlari mendekat, lalu bergulat untuk menguasai senjata itu. Sungguh aksi yang membuat hati berdebar.
Melalui pernyataannya yang dikutip Sydney Morning Herald Senin kemarin, Trump menyebut situasi penembakan di Bondi sebagai sebuah tragedi yang mengerikan. Namun begitu, perhatiannya tertuju pada sosok Ahmed. "Ada seseorang yang sangat, sangat berani," ujar Trump.
Artikel Terkait
Muzani: NU Telah Menjadi Tulang Punggung Bangsa Sebelum Indonesia Lahir
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Tokoh Oposisi, Sjafrie Singgung Kebocoran Rp 5.777 Triliun
Penyidik Riau Gali Ruh Hukum Baru dalam Forum Kolaboratif
Kaesang Pangarep Siap Peras Darah Demi Kemenangan PSI di 2029