Persija Dikejar Tenggat: Jenner atau Kambuaya Jadi Solusi Krisis Tengah?

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:30 WIB
Persija Dikejar Tenggat: Jenner atau Kambuaya Jadi Solusi Krisis Tengah?
Persija di Ujung Bursa Transfer: Antara Jenner dan Kambuaya

Jakarta - Bagi Jakmania, suasana belakangan ini bikin deg-degan. Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 tinggal hitungan hari, tapi Macan Kemayoran masih belum juga kedapatan gelandang baru. Padahal, kebutuhan di lini tengah itu sudah terasa banget.

Beberapa pemain inti absen. Ada yang cedera, ada pula yang lagi berjuang dengan kebugaran. Dampaknya langsung kelihatan di lapangan. Performa tim dalam beberapa laga terakhir agak tersendat, dan itu jelas jadi alarm buat manajemen.

Memang, slot Alan Cardoso sudah diisi Shayne Pattynama. Tapi fokus utama sekarang bukan di situ. Titik lemahnya ada di tengah. Nah, di sinilah dua nama mulai mencuat: Ivar Jenner dan Ricky Kambuaya. Wacana sih masih sebatas rumor, tapi riuhnya sudah sampai ke mana-mana.

Ivar Jenner jadi perbincangan hangat. Gelandang muda 21 tahun yang baru hengkang dari Jong Utrecht itu dikait-kaitkan dengan Persija. Indikasinya? Dia sempat follow akun resmi klub, lalu unfollow. Lalu, namanya tak tercantum di skuad Jong Utrecht saat lawan Jong PSV.

Belum lagi interaksinya di media sosial. Komentar-komentar di unggahan Persija bikin spekulasi makin liar di kalangan suporter. Jakmania langsung bersemangat, tentu saja.

Di sisi lain, ada juga nama Ricky Kambuaya yang tak kalah seru dibahas. Sang kapten Dewa United ini tiba-tiba aktif banget berinteraksi dengan konten Persija. Mulai dari komentar singkat sampai emoji-emoji yang ditafsirkan sebagai sinyal. Publik pun ramai memperbincangkan kemungkinan kepindahannya.

Tapi ya itu, sampai detik ini belum ada konfirmasi resmi. Baik dari klub maupun dari pemain bersangkutan. Semuanya masih dalam ranah rumor yang digoreng media dan didukung tingkah polah di dunia maya.

Tekanannya makin besar. Waktu tinggal sedikit. Kehadiran gelandang berkualitas itu krusial banget buat menjaga stabilitas permainan Persija. Tanpa itu, sisa musim bisa jadi berat. Parahnya, kompetisi di papan atas makin sengit.

Kalau berhasil dapat salah satu atau malah keduanya keuntungan buat Macan Kemayoran jelas signifikan. Keduanya pemain Timnas, punya kualitas yang tak diragukan lagi. Bisa jadi penyegar sekaligus penguat di lini tengah yang sedang krisis.

Sebaliknya, kalau gagal? Ya, siap-siap saja menghadapi sisa musim dengan komposisi yang timpang. Risikonya besar. Tapi itulah drama bursa transfer. Kadang, yang dinanti-nanti tak kunjung datang. Tinggal tunggu saja keputusan akhir manajemen dalam beberapa hari ke depan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar