Rocky Gerung Akui Dirinya ‘Disiden’ Usai Berbincang Santai dengan Prabowo di Istana

- Selasa, 28 April 2026 | 04:00 WIB
Rocky Gerung Akui Dirinya ‘Disiden’ Usai Berbincang Santai dengan Prabowo di Istana
Berikut adalah hasil penulisan ulang artikel tersebut dengan gaya bahasa yang lebih natural, organik, dan seperti ditulis oleh manusia, sesuai dengan instruksi yang diberikan.

JAKARTA – Suasana di Istana Negara, Senin (27/4/2026) malam, tampak sedikit berbeda. Usai prosesi pelantikan menteri dan pejabat baru, ada momen yang cukup menarik perhatian. Akademisi Rocky Gerung terlihat berbincang, bersalaman, bahkan tertawa bersama Presiden Prabowo Subianto.

Ya, Rocky Gerung hadir di sana. Dan percakapan mereka ternyata tidak biasa.

Menurut Rocky, saat itu Prabowo menyapanya dengan nada yang santai. Tapi kata-katanya cukup menohok. “Pak Rocky terima kasih hadir, dan ternyata Pak Rocky masih disiden,” ujar Rocky menirukan ucapan Presiden, Senin malam.

Istilah “disiden” sendiri merujuk pada mereka yang dianggap membangkang atau tidak mengakui legitimasi pemerintah. Rocky mengaku tidak kaget. Malah, ia menanggapinya dengan santai.

“Tapi Anda lihat wajahnya (Prabowo), wajah bercanda. Memang saya disiden,” katanya sambil tersenyum.

Di sisi lain, Rocky juga membeberkan isi obrolannya dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Topiknya agak filosofis. Mereka membahas soal ethics of care dan ethics of right.

“Ethics of care itu cara psikologis memperlihatkan kepemimpinan lewat bahasa tubuh. Bukan melalui tubuh ya, melalui bahasa tubuh,” jelas Rocky.

Ia kemudian menambahkan, “Bahasa tubuh kita ada dua: yang terucap dan yang tersembunyi. Nah, saya bilang sama Pak Teddy, beliau ini mampu memilah kapan bahasa tubuh yang terucap itu dipamerkan, kapan yang psikologis itu disimpan untuk momentum tertentu.”

Menariknya, percakapan itu terjadi begitu saja. Tidak ada agenda khusus. Hanya obrolan ringan di sela-sela acara resmi kenegaraan.

Sementara itu, pelantikan hari itu sendiri cukup penting. Sejumlah nama baru diumumkan. Muhammad Jumhur Hidayat misalnya, kini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Ada juga M. Qodari yang dipercaya sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Lalu, Hasan Nasbi dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Abdul Kadir Karding mengisi posisi Kepala Badan Karantina Indonesia. Dudung Abdurachman kembali dipercaya sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP). Terakhir, Hanif Faisol resmi menjabat Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Namun begitu, perbincangan Rocky dengan Prabowo-lah yang paling banyak menyedot perhatian. Sebuah momen kecil, tapi sarat makna. Atau mungkin, hanya sekadar candaan dua orang lama yang sudah saling kenal.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar