Drone Serang Rumah Sakit Militer di Sudan, Tujuh Warga Sipil Tewas

- Senin, 15 Desember 2025 | 00:25 WIB
Drone Serang Rumah Sakit Militer di Sudan, Tujuh Warga Sipil Tewas

Ledakan keras mengguncang Dilling, sebuah kota di Sudan selatan, Minggu lalu. Sumbernya? Sebuah serangan drone yang menghantam rumah sakit militer di sana. Akibatnya tragis: tujuh warga sipil meninggal, dan belasan lainnya terluka.

“Korban adalah pasien dan keluarga yang mendampingi mereka,” ujar seorang petugas kesehatan di lokasi, yang enggan disebutkan namanya. Ia menekankan bahwa rumah sakit itu bukan hanya untuk personel militer.

“Tempat ini juga melayani masyarakat umum di kota dan sekelilingnya,” tambahnya.

Dilling sendiri terletak di Kordofan Selatan, wilayah yang sudah lama tak aman. Saat ini, kota itu secara resmi dikuasai tentara Sudan. Namun begitu, posisinya terkepung oleh pasukan paramiliter saingan. Situasinya benar-benar mencekam.

Pertempuran di Kordofan Raya memang termasuk yang paling ganas. Perang antara militer Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) terus berkecamuk, dengan kedua belah pihak berebut kendali atas wilayah selatan yang luas. RSF, bersama sekutunya dari faksi SPLM-N pimpinan Abdelaziz al-Hilu, dilaporkan menguasai banyak bagian Kordofan. Mereka mengepung kota-kota kunci Dilling salah satunya.

Tak jauh dari sana, sekitar 120 kilometer ke arah selatan, ibu kota Kadugli juga berada dalam keadaan serupa. Bahkan lebih buruk. PBB sudah menyatakan kelaparan melanda Kadugli sejak September. Untuk Dilling, meski data sulit didapat, diperkirakan kondisinya tak jauh berbeda.

Serangan ke rumah sakit ini bukan insiden terisolasi. Sehari sebelumnya, pangkalan pasukan penjaga perdamaian PBB di Kadugli juga jadi sasaran drone. Enam tentara Bangladesh tewas dalam serangan itu. Rentetan kejadian ini memperlihatkan betapa tak amannya wilayah tersebut, di mana bahkan fasilitas kesehatan dan misi perdamaian pun tak luput dari sasaran.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini