Kecepatannya? Sekitar 35 km per detik. Memang lebih lambat dibanding Perseid, tapi justru karena itulah meteor Geminid cenderung lebih terang dan punya warna yang beragam, dari putih bersih sampai kuning keemasan. Sangat memesona.
NASA bahkan menyebut, dalam kondisi langit yang benar-benar gelap dan ideal, kamu bisa melihat puluhan meteor melintas setiap jamnya. Tak heran Geminid sering dinobatkan sebagai salah satu hujan meteor paling spektakuler sepanjang tahun.
Gimana Caranya Nonton?
Mau coba mengamati? Nggak perlu alat mahal, kok. Cukup ikuti beberapa tips sederhana ini biar pengalamanmu lebih maksimal.
Pertama, carilah tempat yang gelap. Jauhi sebisa mungkin cahaya lampu kota. Kedua, bersabarlah. Datanglah setelah tengah malam dan beri waktu sekitar 20-30 menit bagi matamu untuk beradaptasi dengan kegelapan.
Ketiga, cukup berbaring dan nikmati saja. Arahkan pandangan ke langit yang luas tanpa fokus pada satu titik. Dan yang terpenting, doakan langit cerah tanpa awan tebal.
Intinya, kamu cuma butuh mata telanjang, sedikit kesabaran, dan selimut. Dengan puncak yang jatuh di akhir pekan dan intensitas yang tinggi, Geminid 2025 ini benar-benar tawaran yang sayang untuk dilewatkan. Selamat berburu meteor!
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka