Di sisi lain, pelayanan untuk keluarga korban juga tak luput dari perhatian. Polda Metro Jaya akan mendirikan posko khusus. "Yang pertama adalah dari Polda Metro Jaya akan membuat posko pelayanan bagi keluarga korban," kata Asep. Tugas itu nantinya diemban oleh Kapolres Jakarta Utara bersama Kabid Dokkes Polda.
Sementara upaya penanganan korban berjalan, penyelidikan atas kecelakaan itu sendiri sudah dimulai. Kapolda menyebutkan bahwa ia sudah meninjau lokasi kejadian. Tim dari Dirlantas dan Dirreskrimum Polda Metro Jaya telah ditugaskan untuk mengolah TKP. Tujuannya jelas: mengungkap kronologi dan motif di balik insiden mobil yang menabrak sekolah itu.
"Kita akan melakukan olah TKP. Saya akan tugaskan Dirlantas dan Dirreskrimum, ya, untuk memastikan tentang motif ataupun kejadian," paparnya.
Ia berjanji akan memberikan perkembangan kasus ini secara berkala kepada publik. Namun untuk saat ini, fokus utama masih tertuju pada keselamatan dan pemulihan korban. "Langkah-langkah saat ini adalah kita memberikan pelayanan, ya, pelayanan kepada masyarakat, para siswa, para orang tua siswa, ya, orang tua korban," tegas Asep. Semua upaya dikerahkan, dari trauma healing hingga pendirian posko, sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian yang menyayat hati ini.
Artikel Terkait
Eropa Terjebak dalam Permainan Pecah Belah yang Abadi
Maling Nyasar dari Balkon Hotel, Terperosok ke Ventilasi Rumah
Peringatan MSCI dan Tantangan Reformasi Pasar Modal di Era Prabowo
Letjen Richard Tampubolon Desak Huntara Segera Rampung, Tinjau Langsung Tiga Kabupaten Terdampak Banjir