Final Australia Open 2025 di sektor tunggal putri bakal mempertemukan dua pebulu tangkis dengan performa yang sedang menanjak. Di satu sisi, ada An Se Young dari Korea Selatan, sang juara bertahan dan nomor satu dunia. Di sisi lain, Indonesia punya harapan lewat Putri Kusuma Wardani.
Yang menarik, meski di atas kertas An Se Young jauh lebih diunggulkan, ternyata selisih ranking mereka tak terlalu ekstrem. Putri KW saat ini bertengger di peringkat ketujuh dunia. Bukan jarak yang mustahil untuk dijembatani, bukan?
An Se Young memang sedang di puncak kejayaannya. Di usianya yang ke-23, atlet ini sudah mengoleksi hampir segalanya: medali emas Olimpiade Paris 2024, gelar juara dunia, dan dua medali emas Asian Games. Tahun ini saja, dia sudah sembilan kali menjuarai turnamen, dari All England hingga French Open. Wajar kalau dia begitu kokoh di posisi puncak sejak Agustus 2023.
Tapi jangan remehkan Putri KW.
Perkembangannya belakangan ini cukup signifikan. Dia baru saja melangkah ke final Hylo Open 2025, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Mia Blichfeldt. Kekalahan itu, meski pahit, menunjukkan bahwa dia punya mental untuk bertarung di level tertinggi.
Memang, rekor pertemuan enam kali melawan An Se Young selalu berakhir dengan kekalahan bagi Putri. Namun begitu, final besok adalah babak baru. Peluang untuk menciptakan kejutan itu terbuka. Semuanya tergantung pada persiapan dan strategi yang diusungnya di hari pertandingan.
Jadi, jangan buru-buru berasumsi final ini sudah berakhir. Di lapangan, segala sesuatu bisa terjadi.
Artikel Terkait
Persib Kalahkan Persita 1-0, Kokoh di Puncak Klasemen
Pelatih Persita Tegaskan Fokus Raih Poin, Abaikan Dampak Laga untuk Persija
Maarten Paes Cetak Debut Impresif, Selamatkan Ajax dari Kekalahan
Zarco Yakin Marquez Tetap Tak Terkalahkan di MotoGP 2026