Yang menarik, dukungan ini datang dari mana-mana. Melintasi batas suku, ras, agama, dan golongan. Pigai melihat ini sebagai fenomena luar biasa yang berakar pada prinsip HAM yang universal.
"Bukankah dalam keyakinan kaum Nasrani, Israel sering ditempatkan sebagai "imperium dominium"? Tapi lihatlah, para pemimpin Nasrani justru hadir dan berdiri untuk Palestina," ucapnya.
Ia pun menegaskan poinnya. "Itu semua terjadi karena "human right". Karena rasa kemanusiaan itu sendiri."
Pidato itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari HAM Sedunia setiap 10 Desember sebuah tanggal yang diambil dari momen bersejarah disahkannya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia oleh PBB pada tahun 1948. Sebuah pengingat bahwa di balik setiap konflik, ada harga diri manusia yang harus dijunjung tinggi.
Artikel Terkait
53 Korban Longsor Cisarua Dievakuasi, 27 Orang Masih Hilang
Rektor Unilak Dukung Penuh Polri Tetap di Bawah Presiden
Daan Mogot Lumpuh Lagi, Genangan 30 Cm Picu Antrean 5,5 Km
Mobil Hangus Terbakar di Lapangan Parkir Citeureup Diduga Akibat Korsleting