Kalau dilihat jenisnya, tanah longsor mendominasi catatan mereka. Ada 270 kejadian yang tercatat. Urutan berikutnya adalah pohon tumbang, yang tak kalah banyaknya, yaitu 238 kali. Kemudian, deretan bencana lain menyusul: rumah roboh (218 kejadian), angin kencang (81), kebakaran (50), gempa (27), banjir (24), dan kegiatan SAR (4).
Menariknya, sebaran kejadian ini hampir merata. Menurut Dimas, semua kecamatan di Kota Bogor total ada enam ikut merasakan dampaknya.
"Setiap wilayah punya potensi risiko bencana yang beragam," tambahnya, menegaskan bahwa ancaman itu tersebar luas dan bervariasi.
Artikel Terkait
Polisi Depok Amankan 13 Pelaku dan 4.066 Butir Tramadol dalam Operasi Maret 2026
Elnusa Petrofin Kerahkan 1.885 Mobil Tangki Dukung Distribusi BBM Saat Mudik
Polres Metro Depok Amankan 13 Pelaku dan Sita 4.066 Butir Tramadol
Menteri Apresiasi Kelancaran Mudik dan Program Gratis Polri Jelang Lebaran