Banjir rob yang melanda Pontianak beberapa hari lalu membawa kabar duka. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun, yang sempat dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan tewas. Jenazahnya mengapung di tepian sungai, sehari setelah ia menghilang.
Menurut Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah, laporan hilangnya bocah itu masuk pada Senin sore. Namun, cerita dari saksi-saksi lain justru menyiratkan aktivitas si anak yang tampak biasa saja di hari naas itu.
Ada yang melihatnya mengambil jambu air di depan rumah sekitar pukul empat sore, sebelum berangkat mengaji. Tapi, ternyata lebih pagi dari itu, sekitar jam sepuluh pagi, korban sudah terlihat bermain air pasang banjir bersama keponakannya di kawasan Komplek Suprapto Dalam.
“Hasil pemeriksaan saksi, diketahui korban sempat terlihat bermain air pasang bersama keponakannya di kawasan Komplek Suprapto Dalam pada pukul 10 pagi,” jelas Inayatun.
Artikel Terkait
BMKG Tegaskan: Teknologi Tak Mampu Bubarkan Siklon, Fokus Beralih ke Mitigasi Darat
Bareskrim Ungkap Jaringan SMS Phising Berkedok e-Tilang, Tiga Tersangka Diamankan
Iran Bantah Klaim Trump: Kami Tak Pernah Minta Negosiasi
Nasihat Guru Berujung Laporan Polisi, Orang Tua Murid Tuntut Permintaan Maaf Publik