Di sisi lain, Gekrafs sendiri sudah menyiapkan tindak lanjut konkret. Mereka akan segera menggelar pertemuan teknis dengan para pelaku ekraf di berbagai daerah. Kawendra juga menyoroti kinerja lembaga pengelola royalti yang dinilainya sudah menunjukkan perbaikan.
Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, yang hadir dalam kesempatan sama, punya penekanan lain. Baginya, kerja sama ini selaras dengan visi besar pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban dunia.
Supratman menjelaskan, tugas Kemenkum bukan cuma mengurus perlindungan hukum semata. Lebih dari itu, mereka punya peran strategis membangun ekosistem di mana para kreator bisa merasa aman, nyaman, dan karyanya dihargai.
Ujarnya.
Ia menambahkan.
Menurut Supratman, berbagai langkah yang sudah diambil kementeriannya mulai membuahkan hasil nyata di lapangan. Ia memberi contoh sederhana.
Katanya.
Pada akhirnya, kolaborasi ini diharapkan bisa jadi fondasi yang kokoh. Fondasi untuk memperkuat regulasi, membuka akses pembiayaan, mempercepat edukasi hukum, dan yang paling penting: memastikan karya anak bangsa terlindungi. Ini sejalan dengan pesan Presiden Prabowo tentang pentingnya membangun Indonesia berdasarkan kedaulatan intelektual dan kekuatan inovasi.
Artikel Terkait
Selamat Jalan, Papah: Puisi Penuh Keberanian Rafi untuk Ayahnya di Tengah Duka
Menteri Trenggono Ambruk di Tengah Duka, Presiden Prabowo Langsung Telepon
Trump Ancang-ancang Tarif 100% ke Kanada, Carney Balas dengan Ajakan Belanja Lokal
Meksiko Diimbangi Trump, Pasokan Minyak ke Kuba Terancam Diputus