Namun begitu, sebuah bus Transjakarta berpelat NRKB B-7058-SGX sedang berhenti di halte untuk menaik-turunkan penumpang. Tanpa diduga, Hudi menabrak bagian belakang bus tersebut.
Dampak tabrakan itu keras. Korban terpental ke sisi kanan jalan. Luka di bagian kepalanya parah.
"Korban mengalami luka pada bagian kepala, meninggal dunia di TKP," tutur Ojo dengan singkat.
Kronologi ini menggambarkan sebuah insiden yang berakhir tragis. Seorang eksekutif, yang mungkin sedang menikmati rutinitas bersepeda pagi, harus kehilangan nyawa dalam sebuah kecelakaan yang tiba-tiba. Di sisi lain, investigasi lebih lanjut masih terus dilakukan untuk memastikan semua faktor penyebab.
Artikel Terkait
Kapolda Metro Jaya Tegaskan Penyelidikan Penyiraman KontraS Gunakan Metode Ilmiah
Ustadz Maulana Ungkap Alasan Bertahan Sebagai Duda 7 Tahun Lewat Puasa Idris
Trauma Kucing Mati di Titipan, Pemudik Pilih Bawa Hewan Peliharaan Langsung ke Kampung Halaman
Iran Tantang Trump Kirim Kapal Perang ke Teluk Persia, Klaim Kendali Penuh Selat Hormuz