Menurutnya, daerah-daerah itu punya kerawanan tinggi. Kampar, misalnya, rentan longsor dan banjir. Ancaman banjirnya bahkan bisa meluas hingga ke Pelalawan jika pintu air waduk PLTA Koto Panjang terpaksa dibuka. Curah hujan yang tinggi belakangan ini makin menambah kekhawatiran.
"Daerah yang rawan bencana itu seperti Kampar dan Pelalawan. Sekarang ini curah hujan cukup tinggi dikhawatirkan terjadi banjir apalagi waduk PLTA dibuka,"
jelas Edy lebih lanjut.
Di sisi lain, wilayah pesisir juga punya masalahnya sendiri. Kota Dumai, Indragiri Hilir, dan Bangkalis kerap dilanda banjir rob. Meski durasinya relatif singkat, hanya satu atau dua jam, gangguan yang ditimbulkan tetap nyata.
Intinya, waktu untuk bersiap-siap semakin sempit. Status siaga itu bukan sekadar formalitas, tapi langkah konkret untuk memitigasi risiko sebelum segalanya terlambat.
Artikel Terkait
Bibit Siklon 98S Mengancam, Gelombang 6 Meter Berpotensi Hantam Sejumlah Perairan
Polri Minta Maaf, Personel yang Amankan Pedagang Es Kue Jadul Diperiksa Propam
Tujuh Pemuda Diringkus Usai Aniaya Pengendara dan Siram Air Panas ke Ibu Gendong Balita
Serikat Buruh Tolak Usulan Polri Dibawah Kementerian, Dukung Penuh Sikap Kapolri