"Saya sempat tanya ke piket, apakah penggerebekan dilakukan Polsek, tapi ternyata bukan dari kami."
Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Menurut pengakuan para korban, janji layanan tak kunjung dipenuhi. Padahal, uang sudah dibayar lunas. Yang paling menyakitkan, saat hari pernikahan tiba, sang WO malah hilang bak kabut. Tak ada kejelasan, kontak pun tak bisa dihubungi.
Edy Handoko menjelaskan, "Menurut korban-korban yang ditipu, saat sudah mau pelaksanaan, orangnya tidak ada. Itu yang menjadi dasar laporan-laporan yang masuk."
Kini, kasusnya sedang ditangani. Banyak pasangan yang berharap ada keadilan, sekaligus menjadi pelajaran untuk lebih berhati-hati memilih vendor di hari bahagia mereka.
Artikel Terkait
Upaya Penculikan Siswi Berujung Aksi Tabrak Lari di Sukoharjo
Jenazah Sandera Terakhir Israel Akhirnya Ditemukan, Misi Pemulangan Resmi Berakhir
Pemilik Dua Perusahaan Dituntut atas Dugaan Korupsi Rp 1,8 Triliun di LPEI
Dude Herlino Bisa Dipanggil Penyidik Terkait Dugaan Penipuan DSI